Monday, March 16, 2015

Politik itu TAI : Ketika rakyat hanya dikambing hitamkan

Cuman ada satu kata pemahaman saya tentang politk, yaitu TAI.. Semuanya sama saja, hanya mementingkan diri sendiri maupun golongannya masing-masing. Rakyat hanya sering dikambing hitamkan oleh kalangan elite politik.



Ketika para pemimpin (wakil rakyat) membuat suatu "kebijakan" yang katanya semata-mata hanya untuk rakyat, tapi kenyataannya apa ? "NIHIL"... Rakyat hanya jadi korban ketamakan, kerakusan, dan kelicikan para elite politik. BBM naik katanya untuk mengalihkan subsidi kerakyat kecil tapi lagi-lagi rakyat kecil malah semakin menderita. karena semua sektor ikut naik, tak sebanding dengan apa yang diberikan melalu BLT (bantuan langsung tunai), kartu dan semacamnya.

Pernahkah kalian mendengar mereka (wakil rakyat) itu menyisipkan atau mengorbanka sedikit gajinya untuk rakyat kecil demi mengurangi kerugian/APBN yang katanya bocor..bocor.. itu ? Mereka berdalih untuk menyelamatkan APBN dengan cara Menaikkan harga listrik lah.. menaikkan harga gass lah.. dan masih banyak lagi. dan lagi-lagi semua hanya dibebankan ke rakyat. Malahan mereka (wakil rakyat) itu meminta gaji tambahan, tunjangan ini itu, tapi kerjanya apa ? NOL BESAR..

Kerja Mereka hanya mempertontonkan di media dengan adu mulut dan adu jotossss.. Seolah-olah meraka sperti itu hanya untuk kepentingan rakyat. "mirissss"... Padahal mereka itu adalah orang yang berpendidikan tapi kelakuannya sperti orang yang tidak pernah duduk dalam dunia pendidikan.

Demi rakyat... hanya untuk rakyat.. itulah kata yang sering mereka lontarkan ketika diwawancarai oleh awak media. Telinga sudah hampir penuh dengan kata-kata seperti itu dari mulut "Busuknya". Tapi rakyat sudah tau itu. Mereka hanya mau membela rakyat kalau ada kepentingan saja. Seperti jika ada PEMILU. Mereka akan turun kerakyat jika ada PEMILU.. Mereka berlomba-lomba menebar janji-janji palsu, namun setelah mereka terpilih dan duduk dikursi empuk, mereka pura pikun dan melupakan rakyat begitu saja. "Mirisss betul"..

Pusing saya memikirkannya... Mahasiswa berdemo, sudah tak didengar lagi.. Malahan mereka meracuni rakyat untuk melawan mahasiwa yang berdemo. Narasumber dan pakar-pakar politik diundang untuk menyampaikan aspirasinya di berbagai acara media-media, tapi lagi-lagi mereka hanya bisa berbicara dan mengkritik. Mereka (wakil rakyat) itu seolah tak peduli dengan apa kata-kata rakyatnya.

saya hanya bisa berkata.. Politik itu TAI..


Reaksi:

1 komentar:

  1. Emg klu dpikir sperti itu bro. Pusing nnton dberita liat kelakuan wakil rakyat. Qt rakyat kecil yang selalu jadi korban. Politik itu memang tai.

    ReplyDelete