Sunday, June 30, 2013

Pengalaman mengalami Ketindihan

     Ketindihan atau biasa juga disebut dengan sleep paralysis yang diartikakan dengan lumpuh tidur rata-rata sudah pernah dialami oleh setiap orang. Meskipun terdapat perbedaan presepsi dan kejadian tentang ketindihan itu sendiri.

     Ketindihan itu terjadi ketika terbangun dari tidur, tetapi pada saat terbangun tubuh kita tidak bisa bergerak, nafas sesak, tidak bisa berbicara dan mata biasa juga tidak bisa terbuka.

     Menurut beberapa sumber yang saya baca.. Ketindihan itu terjadi secara alami. karena katanya saat kita tidur, otak akan melumpuhkan setiap bagian tubuh kita yang berguna untuk mencegah kita untuk tidak bergerak saat tidur. Contoh bermimpi berkelahi dengan seseorang, jika otak tidak melumpuhkan tubuh kita, bisa saja kita memukul orang yang ada si sekitar kita. Itu menurut Ilmu Kedokteran.

Dan menurut para peneliti, Alasan-alasan yang mendasari terjadinya sleep palarysis ini adalah
1. Kurang tidur. 
2. Tidak tepat waktu saat tidur
2. Bekerja terlalu berlebihan

     Tetapi kebanyakan masyarakat mempercayai bahwa ketindihan itu adalah suatu fenomena mistis. Mereka percaya bahwa saat kita mengalami ketindihan ada sosok makhluk gaib yang sedang menindih tubuh kita sehingga kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kejadian ini biasa dianggap karena kita lupa baca doa sebelum tidur atau tidur ditempat yang dihuni makhluk gaib dan lain sebagainya. Biasa orang mengalami ketindihan akan merasa bahwa dia melihat penampakan dari makhluk gaib.

     Dari perbedaan presepsi di atas, kedua-duanya bisa saja benar. Tapi menurut apa yang saya alami sendiri, ketindihan itu lebih mengacu pada kejadian mistis. Karena saya biasanya ketindihan jika di dalam mimpi saya melihat sesosok makhluk gaib. Itupun saya ketindihan jika dalam mimpi saya itu bertatapan langsung dengan makhluk gaib tersebut. Itulah yang sering saya alami. Dan setiap kali saya ketindihan, pasti leher saya dicekik oleh makhluk gaib tersebut yang seolah-olah itu nyata dan terasa sekali sakitnya ketika sadar 100%.

     Dan Anehnya lagi, Ketika saya dicekik dan melawan. Cekikannya akan semakin keras. Tetapi jika kita pasrah dan berpura-pura seolah-olah mati sambil membaca ayat-ayat suci Al-quran atau sambil berzikir. Cekikan itu akan terasa semakin longgar. Nah disitulah biasanya kesempatan saya untuk memberontak. Dan cara ini biasanya berhasil dan langsung sadar 100%. Meskipun sakitnya terasa sekali.

     Ketindihan yang saya alami terjadi berkali-kali dan biasanya beturut-turut setiap hari dalam seminggu. padahal tidur saya normal saja. tidak pernah begadang, kerja biasa-biasa saja. Itu menandakan ada hal aneh yang terjadi pada diri saya.


Itu berdasarkan pengalaman pribadi saya..




Reaksi:

1 komentar: