Monday, November 5, 2012

RPP tentang Teknik instalasi listrik 1




Berikut ini adalah RPP model terbaru tentang Teknik instalasi tenaga listrik. Dengan Indikator Pembahasan :
1. Mendiskripsikan dan Tentang Penggunaan Simbol dan Tata Cara Menggambar Dalam Instalasi Penerangan 1 fase
2. Dipahami Prosedur Membuat Gambar  Denah Rumah Tinggal Sesuai Sesuai  Standar Gambar Teknik
Mudah-mudahan contoh RPP ini bisa bermanfaat bagi teman-teman khususnya guru-guru yang kesulitan dalam mengerjakan RPP tersebut.

 


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN  (RPP)

Satuan Pendidikan      :  SMK NEGERI 2 PAREPARE
Bidang Keahlian          :  Teknik Instalasi Tenaga Listrik
Mata Pelajaran            :  Kompetensi Kejuruan Teknik Instalasi Tenaga Listrik
Kelas/Semester          :  II / Ganjil
Alokasi Waktu :  4 x 45 menit( pertemuan 3 )                       

I.   Standar Kompetensi  : Memasang instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana
II.   Kompetensi Dasar:   : Menggambar Rencana Instalasi Penerangan
III.  Indikator         
           A.  Kognitif
Produk           
1.   Mendiskripsikan dan Tentang Penggunaan Simbol dan Tata Cara Menggambar Dalam Instalasi Penerangan 1 fase
2.   Dipahami Prosedur Membuat Gambar  Denah Rumah Tinggal Sesuai Sesuai  Standar Gambar Teknik

           B.   Psikomotor
1. Dapat menguasai Tentang Penggunaan Simbol dan Tata Cara Menggambar  Dalam Instalasi Penerangan 1 fase
2. Dapat menguasai Prosedur Membuat Gambar  Denah Rumah Tinggal Sesuai Sesuai Standar Gambar Teknik

C.  Afektif
1. Karakter
     a. jujur, dalam menyelesaikan soal yang di berikan

2. Keterampilan sosial:
a. bertanya, dengan menggunakan bahasa yang baik
b. menyumbang ide atau berpendapat, dan tetap menghargai pendapat orang lain
c. menjadi pendengar yang baik, dan tetap berkomunikasi



IV. Tujuan Pembelajaran

1. Dapat menguasai Tentang Penggunaan Simbol dan Tata Cara Menggambar Dalam Instalasi Penerangan 1 fase
2. Dapat menguasai Prosedur Membuat Gambar  Denah Rumah Tinggal Sesuai Sesuai Standar Gambar Teknik

VI.  Materi Ajar

1.  Menjelaskan dan memahami tentang penggunaan simbol dan tata cara menggambar dalam instalasi penerangan 1 fase
2. Mengidentifikasi peralatan gambar teknik listrik yang diperlukan 

VII. Model dan Metode Pembelajaran:

      Model Pembelajaran: Cooperatif Learning
      Metode Pembelajaran:
a)     Ceramah
b)     Tanya jawab
c)     Pemberian tugas.

VIII. Sumber    
a)      Modul ajar
b)      Internet
c)      Panduan umum instalasi listrik ( PUIL 200)
                             
IX.  Proses Belajar Mengajar atau Skenario Pembelajaran         :

A.   PENDAHULUAN

KEGIATAN GURU
KEGIATAN SISWA
WAKTU
1.    Guru mengevaluasi kelas.
2.    Guru bersama siswa membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdo’a kemudian mengecek kehadiran.
3.    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
4.    Guru memberikan pri-test secara lisan dengan cara salah seorang siswa menceritakan mengenai instalasi penerangan listrik.

1.   Menyiapkan kelas, berdoa bersama
2. Memberi jawaban atau tanggapan terhadap pertanyaan guru
3. Memberi jawaban atau tanggapan terhadap pertanyaan guru
4.  Mencatat tujuan  pembelajaran

 Menit


B. KEGIATAN INTI

KEGIATAN GURU
KEGIATAN SISWA
WAKTU
Langkah-langkah :

1.      Menjelaskan dan memahami tentang penggunaan simbol dan tata cara menggambar dalam instalasi penerangan 1 fase.

2.      Mengidentifikasi peralatan gambar teknik listrik yang diperlukan 




3.      Menjelaskan instalasi penerangan sesuai dengan pasal dalam PUIL 2000
        Menghitung kebutuhan bahan,    komponen dan alat pengaman nstalasi







1.    Memperhatikan, mencermati,
mencatat, dan merespon  penjelasan guru

2.    Menulis dan memahami  materi yang di bacakan oleh guru


3.    Tiap peserta didik di beri kesempatan bertanya dan menjawab

4.    memberi penghargaan dan menerima aplaus dari teman-temannya
 Menit


KEGIATAN GURU
KEGIATAN SISWA
WAKTU
1.   Membimbing siswa dalam merangkum  atau menyimpulkan pelajaran
2.   Memberikan tugas
3.   Menunjuk salah satu peserta didik memimpin doa untuk mengakhiri pembelajaran

1.    Membuat rangkuman atau kesimpulan pelajaran
2.    Mencatat tugas yang diberikan oleh guru dan tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya
3.   Berdoa bersama untuk mengakhiri pembelajaran
 menit



       X. Penilaian
1.Teknik Penilaian :
1.    Tes tertulis (Kognitif)
2.    Praktekum ( Afektif)                     
Penilaian Kognitif
No.
Soal

Kunci jawaban
1
Hal-hal apa sajakah yang perlu di perhatikan dalam merancang instalasi penerangan?

·               1. Keselamatan dan pengamanan:
·                2. Keandalan
. 3. Kapasitas daya
  4. Biaya atau ekonomi
·                                                                                      
2
Berikan penjelasan yang di maksud pada soal no 1
 1. Keselamatan dan pengamanan
     Keselamatan menyangkut orang yang mengoperasikan instalasi listrik dan menghindari orang serta harta bendanya dari bahaya. Untuk mencapai tingkat keamanan juga keandalan yang tinggi
2. Keandalan
     Seorang perancang harus mempertimbangkan apakah akan diperlukan perlengkapan cadangan tenaga darurat, menetapkan beban-beban mana yang tidak boleh terputus sehingga membuat instalasi listrik lebih andal. Adanya gangguan harus dapat segera ditemukan dan diperbaiki.
3. Kapasitas daya
    Pada umumnya sistem tenaga harus mempunyai  kapasitas daya yang dapat melayani beban yang terpasang ditambah dengan kapasitas cadangan untuk mengantisipasi pertumbuhan di hari depan. Atas dasar ini besarnya penghantar, perlengkapan hubung bagi dan gawai pengaman perlu ditentukan lebih longgar ke atas
4. Biaya atau ekonomi
            Biaya dari sistem instalasi merupakan persentase yang kecil (7 sampai   15 persen) dari biaya bangunan. Walaupun demikian sistem instalasi yang dipilih dalam perancangan perlu memperhatikan segi ekonomi. Sistem instalasi sebagai hasil perancangan dengan biaya yang paling rendah, yang memenuhi secara efektif dapat menjadi pilihan. Biaya ini terdiri atas dua bagian ialah biaya awal pada pemasangan dan biaya operasi. Biaya awal yang rendah karena menggunakan material yang bermutu rendah sering mengakibatkan biaya energi (kWh) dan pemeliharaan yang lebih tinggi dan umur material instalasi yang lebih pendek.










Pedoman Penscoran  :

Ø     Nilai Maksimal    :  100
Ø     Nialai Siswa         :  (skor perolehan : skor maksimal)  x   100
Ø     Nilai Lulus            :  Minimal  70
·           4.    Daftar Pustaka        : Modul Instalasi Listrik penerangan Tahun 2005
                                          :Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000(PUIL 2000)
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment